Langsung ke konten utama

Donald Trump Terpilih, Surat Utang Indonesia Diminati Investor




Pasca terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) surat utang Indonesia justru mendapat reaksi positif dari investor. Foto/Istimewa



JAKARTA - Indonesia menjadi negara pertama pasca terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) yang menerbitkan surat utang global berdenominasi dolar AS (USD) dengan target penjualan sebesar USD3,5 miliar. Transaksi penjualan surat utang tersebut tercatat mengalami kelebihan permintaan sebesar 3,4 kali dari target.

Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan mengatakan, penerbitan surat utang global kali ini mendapat reaksi positif dari investor. Padahal, kondisi pasar keuangan pasca terpilihnya Trump mengalami gejolak atau volatil.

"Setelah pemilu AS, belum ada negara yang menerbitkan global bond. Kita cukup berani karena kita cukup dikenal karena fundamental ekonomi kita kuat. Makanya mereka (investor) melihat ini sebagai kesempatan," kata Robert kepada media di Nusa Dua, Bali, Jumat (9/12/2016).

Robert mengatakan, pihaknya menerbitkan tiga seri utang, yakni RI022 dengan tenor 5 tahun dan imbal hasil (yield) 4%, RI0127 dengan tenor 10 tahun dengan imbal hasil 4,75%, dan RI0147 dengan tenor 30 tahun dengan imbal hasil 5,7%. Adapun besaran yang dialokasikan untuk tiap seri masing-masing USD750 juta, USD1,25 miliar, dan USD1,5 miliar.

"Pemesanan saat lelang sempat menyentuh USD13,1 miliar kemudian tutup lelang USD12 miliar. Atas jumlah pemesanan yang tinggi, waktu kita tutup, itu kita bisa kurangi yieldnya. Tenor 5 tahun itu jadi 3,75%, 10 tahun jadi 4,4%, tenor 30 tahun jadi 5,3%. Ini adalah dampak respons positif investor sehingga kita punya kesempatan untuk mengurangi yield," terangnya.

Selain imbal hasil yang dibayarkan lebih rendah, Robert juga senang karena surat utang global Indonesia cukup kompetitif dengan surat utang AS karena gap antara keduanya lebih kecil dibanding tahun lalu. Kebijakan ekonomi Trump yang mendongkrak imbal hasil surat utang AS tidak menyurutkan minat investor global, termasuk AS, untuk membeli surat utang global pemerintah Indonesia.

Penerbitan surat utang kali ini memperoleh rating BBB- (stabil) dari Fitch dan Baa3 (stabil) dari Moody's. Adapun join lead manager dan join bookrunners yang mengawal transaksi ini adalah Bank of America Merryll Lynch, Citigroup, HSBC, dan Standard Chartered Bank, serta bertindak sebagai co-Managers adalah PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia. Penerbitan ini dicatatkan di Singapore Stock Exchange dan Frankfurt Stock Exchange.

baca artikel aslinya disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#ManajemenStrategi - Bab 9 Matrik SWOT

Kondisi Eksternal Kekuatan kelemahan 1. Menjalin hubungan baik dengan supplier 2. reputasi yang bagus dari SDM 3. lokasi selalu ditempat yang ramai dan kota-kota besar 4. pegawai starbucks lebih loyal dibandingkan dengan pegawai fastfood 1. pegawainya memiliki 2 kepala divisi 2. permintaan kenaikan bunga dari investor 3. expansi yang terlampau cep at karena tuntutan pasar Kondisi Eksternal Peluang 1. Expansi di pasar Eropa dan Amerika Latin 2. kesepakatan distribusi seperti hotel, airlines, dan supplier kopi 3. menggunakan supermarket sebagai sarana expansi ke pasar internasional 4. banyak melakukan pperluasan pasar melalui internet 5. perubahan paradigm dari pengolahan kopi biasa ke kopi instan dan kopi non coffein SO -Menjalin kerjasama yang baik dan perluas pangsa pasar (Penetrasi Pasar) - Memberikan inovasi baru, aneka kopi, teh, dan farppucinos. - Sbux seha...

#ManajemenStrategi - Bab 2 Visi, Misi, dan Tujuan Starbucks

Visi: “establish Starbucks as the most recognize and respected brand in the world” Menjadikan Starbuks sebagai brand yang terkenal dan dihargai di seluruh dunia. Untuk mencapai visi tersebut ditetapkan 4 komponen dasar yaitu: Membangun nilai dasar perusahaan sebagai perusahaan yang hanya menggunakan bahan dan menghasilkan produk yang terbaik. Menciptakan image yang cemerlang yang melekat didalam pikiran pelanggan. Membentuk Starbucks sebagai suatu brand yang terkenal, walaupun orang tidak mengetahui secara jelas bidang usaha yang dijalankan, tetapi masyarakat merasa familiar dengan merek starbucks. Menjadikan starbucks sebagai merek terkenal dan dihargai. Menjadi nomor satu atau diatas brand lainnya dalam jangka waktu tak terbatas. Misi: “Untuk menginspirasi dan menumbuhkan semangat manusia, satu orang, satu cangkir dan satu lingkungan pada suatu waktu” Starbucks berkomitmen untuk berperan sebagai pemimpin dalam memperjuangkan ligkungan hidup disetiap lini kegiat...

#ManajemenStrategi - Bab 7 Tabel EFAS Starbucks

Berikut adalah tabel untuk mengetahui Eksternal Factors Analysis Strategy (EFAS) untuk mengetahui Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) dari Starbucks: Key external factor Weight Rating W X R Opportunities: 1. jumlah populasi 0.12 2 0.24 2. gaya hidup 0.22 4 0.88 3. perkembangan komunitas   penggemar kopi 0.18 3 0.54 Threat: 1. Daya beli dari masyarakat rendah 0.12 2 0.24 2. adanya pesaing 0.19 4 0.76 3. Naik turunnya ekonomi 0.11 2 0.22 1.00 2.88 CPM Critical Success Factor Weight Starbucks Coffee Bean Excelso Rating Score ...