UTS
CP 1 – Semester Genap 2019/2020
Mata
Kuliah Seminar MSDM
Hellen W. A. Basary (01216013)
1. Fungsi
Operasional MSDM adalah:
a. Perencanaan Tenaga Kerja
Perencanaan tenaga kerja merupakan
operasi dari manajemen sumber daya manusia. Dengan perencanaan tenaga kerja
dimaksudkan ada upaya untuk merencanakan jumlah dan jenis tenaga kerja yang
tepat untuk memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan guna mencapai tujuan organisasi
ini. Fungsi ini mulai Analisis pekerjaan, rekrutmen, penempatan sampai pada
orientasi pekerjaan.
Kegiatan rekrutmen atau penarikan sumber
daya manusia bertujuan agar organisasi dapat memperoleh sumber daya manusia
sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan. Aplikasi kegiatan ini adalah dengan
adanya seleksi yang dilakukan untuk dapat mengetahui sejauh mana pengetahuan
dan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Apabila sudah memenuhi
syarat, maka tenaga kerja tersebut dapat ditempatkan sesuai dengan keahliannya
masing-masing.
b. Pengembangan Tenaga Kerja
Pengembangan tenaga kerja merupakan
suatu kondisi yang menunjukkan adanya peningkatan–peningkatan kualitas tenaga
kerja sehingga dapat mengurangi ketergantungan organisasi untuk menarik karyawan
baru. Adapun tujuan pengembangan Sumber Daya Manusia diarahkan untuk merubah
Sumber Daya Manusia yang potensial tersebut menjadi tenaga kerja yang
produktif, serta mampu dan terampil sehingga menjadi efektif dan efisien dalam
mencapai tujuan organisasi.
Pengembangan tenaga kerja dapat
dilakukan dengan mengadakan pendidikan dan latihan yang rutin, promosi dan
mutasi. Pendidikan dan latihan dilakukan agar tenaga kerja dapat selalu
mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Promosi dapat digunakan
untuk cara pengembangan tenaga kerja, karena promosi merupakan perpindahan
karyawan ke jenjang yang lebih tinggi. Sementara mutasi adalah perpindahan
karyawan dari satu unit ke unit yang lain tanpa merubah jenjang yang ada.
Adanya mutasi ini diharapkan karyawan mempunyai multi skill.
Adanya pengembangan tenaga kerja, baik
melalui pendidikan dan latihan, promosi maupun mutasi akan dapat memotivasi
karyawan untuk mempunyai kinerja yang baik sehingga dalam penilaian prestasi
kerja dapat maksimal.
c. Penilaian Prestasi Kerja
Penilaian prestasi kerja merupakan salah
satu aspek yang penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Dengan adanya
penilaian prestasi kerja, maka dapat diketahui karyawan yang mempunyai prestasi
kerja yang baik maupun yang kurang. Hal ini akan berdampak pada pemberian
kompensasi.
d. Pemberian Kompensasi
Fungsi pemberian kompensasi meliputi
kegiatan pemberian balas jasa kepada para karyawan. Kompensasi ini dapat berupa
finansial maupun non finansial. Kegiatan disini meliputi penentuan sistem
kompensasi yang mampu mendorong prestasi karyawan, dan juga menentukan besarnya
kompensasi yang akan diterima oleh masing–masing pekerja secara adil.
e. Pemeliharaan Tenaga Kerja
Di dalam pemeliharaan tenaga kerja ada
pelaksanaan aspek ekonomis dan non ekonomis yang diharapkan dapat memberikan
ketenangan kerja dan konsentrasi penuh bagi pekerja guna menghasilkan prestasi
kerja yang di harapkan oleh organisasi. Aspek ekonomis berhubungan dengan
pemberian kompensasi yang berupa gaji dan bonus yang sebanding dengan hasil
kerjanya. Aspek nonekonomis berupa adanya jaminan kesehatan, kesejahteraan dan
keamanan serta kenyamanan dalam bekerja. Adanya kegiatan pemeliharaan tenaga
kerja yang memadai akan memperkecil adanya konflik antara tenaga kerja dengan
pemberi kerja.
Dalam pemeliharaan sumber daya manusia
ada beberapa yang perlu dikaji antara lain tentang kepuasan kerja karyawan,
pengelolaan konflik, motivasi karyawan dan komunikasi yang terjadi dalam
organisasi.
f. Pemberhentian
Pemberhentian adalah fungsi operatif
terakhir manajemen sumber daya manusia. Fungsi pemberhentian harus mendapat
perhatian yang serius dari manajer SDM karena telah diatur oleh undang-undang
dan mengikat bagi perusahaan maupun karyawan. Istilah pemberhentian atau
separation, pemisahan adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari organisasi
(perusahaan) yang disebabkan oleh keinginan karyawan, keinginan organisasi,
pensiun, aatau sebab-sebab lain yang diatur oleh undang-undang.
2. Masalah/tantangan
internal dan eksternal MSDM:
a.
Tantangan
Lingkungan (eksternal)
-
Perubahan
secara cepat
-
Revolusi
internet
-
Keanekaragaman
tenaga kerja
-
Globalisasi
-
Peraturan
UU
-
Perkembangan
kerja dan peran keluarga
-
Kekurangan
keterampilan dan kebangkitan sektor jasa
-
Bencana
alam
b.
Tantangan
Organisasi (internal)
-
Posisi
kompetitif : pengendalian biaya, meningkatkan kualitas, dan menciptakan
kemampuan yang khas.
-
Desentralisasi
-
Perampingan
-
Restruktur
organisasi
-
Mengeloladiri
dalam kerja tim
-
Perkembangan
usaha kecil
-
Budaya
organisasi
-
Teknologi
-
Keamanan
internal
-
Keamanan
data
-
Outsourching
3. Perbedaan
antara MSDM dan manajemen personalia adalah:
MSDM menganggap karayawan merupakan
sebuah aset dari suatu organisasi yang paling utama. Sedangkan Manajemen Personalia menganggap seorang
karyawan sebagai faktor produksi, sehingga karyawan harus dimanfaatkan secara
maksimal dan produktif.
4. Proses
pengadaan karyawan yang baik adalah sebgai berikut:
a.
Penentuan
jumlah dan kualitas SDM yang diperlukan
b.
Sumber
calon karyawan yang dibutuhkan dan cara-cara penarikannya.
c.
Dasar,
sistem, metode, dan tingkat-tingkat seleksi yang dilakukan.
d.
Cara-cara
penempatan calonpegawai yang akan dilakukan.
5. Test
psikologi penting dalam proses seleksi karyawan karena, dengan test ini kita
bisa mengetahui karakter dan potensi yang ada dalam si pelamar, dan juga
keuntungan dari test psikologi juga supaya perusahaan bisa memberikan jabatan
yang pas untuk si pelamar dengan tepat.
6. MSDM
tetap dibutuhkan meskipun alat-alat semakin canggih karena, pada dasarnya SDM jauh
memiliki potensi daripada robot. Kemampuan SDM bisa berkembang dengan adanya
kemauan dan tuntutan, sedangkan robot memiliki kemampuan yang terbatas. Dan juga
manusia yang menciptakan alat-alat tersebut, jadi kunci dari semua kecanggihan
tetap ada pada SDM. Sekarang tergantung setiap pribadinya sendiri, apakah mau
mengupgrade kemampuannya atau tidak. Dan
juga manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi yang cukup baik tanpa harus
menunggu yang lain, tapi balik lagi itu tergantung kebutuhan dan keinginan
setiap pribadi masing-masing.
Komentar
Posting Komentar