Langsung ke konten utama

UAS Seminar MSDM - 2019/2020


Hellen Windiawatty Andahara Basary
01216013
Kelas - A

1. Kondisi yang membenarkan hukuman adalah kondisi dimana apabila manajer atau atasan telah berusaha untuk memotivasi karyawan secara halus dan mengatakan target kinerja tim, lalu tidak berhasil dicapai atau bahkan semakin menurun. Keadaan ini juga dibenarkan apabila terjadi kondisi tertentu seperti:
a. kita memiliki bawahan tipe x (pemalas)
b. karyawan yang telah melakukan pelanggaran
c. kinerja karyawan menurun karena alasan diluar pekerjaan
d. karyawan berperilaku tidak sesuai dengan norma-norma dan ketentuan yang berlaku pada perusahaan.

2. Hukuman perlu diterapkan oleh para manajer. Meskipun terkesan kejam, namun penggunaan hukuman merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghalangi terjadinya pengulangan kesalahan. Penggunaan hukuman juga bersifat mendidik, meningkatkan disiplin, dan mampu meperkuat motivasi karyawan dalam mencapai target. Dengan adanya hukuman manajer juga jangan lupa mengadakan program penyeimbangnya seperti pemberian penghargaan atas pencapaian-pencapaian karyawan. Dengan begitu karyawan tidak hanya termotivasi namun juga melakukan introspeksi diri apakah mereka layak mendapat penghargaan atau layak mendapatkan hukuman.

3.Aspek negatif dari penggunaan penegasan positif adalah:
a. Menurunnya rasa percaya diri karyawan, karena merasa malu.
b. Timbulnya rasa ingin memberontak atau bahkan ingin membalas atasan.
c. Tidak mempunyai pendirian dan tidak berani mengambil keputusan, karena takut salah atau gagal.
d. Hubungan kerja antara atasan dan bawahan mulai renggang. Karyawan berusaha menghindari atasan.

4. Sebelumya saya belum pernah bekerja mengikuti orang. Namun saya pernah diberi hukuman pada saat sekolah, respon saya pada saat menerima hukuman tersebut adalah kecewa dan sedih. Namun saya juga introspeksi diri dan berkomitmen tidak melakukan kesalahan tersebut. Meskipun hal tersebut tidak mengenakkan, tapi hukuman cukup berdampak positif bagi saya untuk menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari. Hal ini juga memaksa saya untuk lebih berhati-hati dalam bertindak.

#bangganarotama
#missmanagement
#narotamajaya
#universitasnarotama
#elinanarotama
#kuliahdarirumah
#ujiandarirumah
#thinksmart

alamat blog saya : https://andaharabasary.blogspot.com/
alamat blog dosen : IGA AJU NITYA DHARMANI, S.ST., S.E., M.M
website kampus: https://narotama.ac.id/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#ManajemenStrategi - Bab 9 Matrik SWOT

Kondisi Eksternal Kekuatan kelemahan 1. Menjalin hubungan baik dengan supplier 2. reputasi yang bagus dari SDM 3. lokasi selalu ditempat yang ramai dan kota-kota besar 4. pegawai starbucks lebih loyal dibandingkan dengan pegawai fastfood 1. pegawainya memiliki 2 kepala divisi 2. permintaan kenaikan bunga dari investor 3. expansi yang terlampau cep at karena tuntutan pasar Kondisi Eksternal Peluang 1. Expansi di pasar Eropa dan Amerika Latin 2. kesepakatan distribusi seperti hotel, airlines, dan supplier kopi 3. menggunakan supermarket sebagai sarana expansi ke pasar internasional 4. banyak melakukan pperluasan pasar melalui internet 5. perubahan paradigm dari pengolahan kopi biasa ke kopi instan dan kopi non coffein SO -Menjalin kerjasama yang baik dan perluas pangsa pasar (Penetrasi Pasar) - Memberikan inovasi baru, aneka kopi, teh, dan farppucinos. - Sbux seha...

#ManajemenStrategi - Bab 2 Visi, Misi, dan Tujuan Starbucks

Visi: “establish Starbucks as the most recognize and respected brand in the world” Menjadikan Starbuks sebagai brand yang terkenal dan dihargai di seluruh dunia. Untuk mencapai visi tersebut ditetapkan 4 komponen dasar yaitu: Membangun nilai dasar perusahaan sebagai perusahaan yang hanya menggunakan bahan dan menghasilkan produk yang terbaik. Menciptakan image yang cemerlang yang melekat didalam pikiran pelanggan. Membentuk Starbucks sebagai suatu brand yang terkenal, walaupun orang tidak mengetahui secara jelas bidang usaha yang dijalankan, tetapi masyarakat merasa familiar dengan merek starbucks. Menjadikan starbucks sebagai merek terkenal dan dihargai. Menjadi nomor satu atau diatas brand lainnya dalam jangka waktu tak terbatas. Misi: “Untuk menginspirasi dan menumbuhkan semangat manusia, satu orang, satu cangkir dan satu lingkungan pada suatu waktu” Starbucks berkomitmen untuk berperan sebagai pemimpin dalam memperjuangkan ligkungan hidup disetiap lini kegiat...

#ManajemenStrategi - Bab 7 Tabel EFAS Starbucks

Berikut adalah tabel untuk mengetahui Eksternal Factors Analysis Strategy (EFAS) untuk mengetahui Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) dari Starbucks: Key external factor Weight Rating W X R Opportunities: 1. jumlah populasi 0.12 2 0.24 2. gaya hidup 0.22 4 0.88 3. perkembangan komunitas   penggemar kopi 0.18 3 0.54 Threat: 1. Daya beli dari masyarakat rendah 0.12 2 0.24 2. adanya pesaing 0.19 4 0.76 3. Naik turunnya ekonomi 0.11 2 0.22 1.00 2.88 CPM Critical Success Factor Weight Starbucks Coffee Bean Excelso Rating Score ...