Sejarah Starbucks
Starbucks Coffee Corporation adalah sebuah jaringan kedai kopi dari
Amerika Serikat yang bermarkas di Seattle, Washington. Starbucks adalah
perusahaan kedai kopi terbesar di dunia, dengan 15.012 kedai di 44 negara.
Melalui divisi Starbucks Entertainment dengan merek Hear Music, perusahaan ini
juga memasarkan buku, musik, dan film.
Starbucks dulunya merupakan sebuah kedai kopi kecil yang dibuka oleh Gerald
Baldwin, Gordon Bowker, dan Ziev
Siegl di Seattle's Pike Place, Washington pada tahun 1971 dengan tujuan awal untuk
memberikan kopi ke sejumlah restoran dan bar di sekitarnya. Dengan perekrutan
Howard Schultz yang memimpin usaha pemasaran dan eceran Starbucks pada tahun
1982, mengubah pandangan
Starbucks untuk lebih mengembangkan pemasarannya ke berbagai daerah bahkan
menjadi perusahaan global. Howard terinspirasi oleh bar
espresso di Italia kemudian membuka jaringan Il
Giornale pada 1985. Beberapa saat setelah pemilik asli Starbucks membeli Peet's Coffee and Tea,
Starbucks pun dijual pada Howard yang
kemudian mengganti nama Il Giornale dengan nama Starbucks pada 1987. Starbucks
pertama di luar Seattle adalah di Vancouver dan Chicago pada 1987 sedangkan
cabang pertama di luar Amerika Utara terletak di Tokyo, Jepang yang dibuka pada
1996.The
Starbucks Corporation is the global leader in specialty coffee consumption.
Sejak pertama kali
dibuka di Seattle, Starbucks tumbuh dengan sangat cepat. Pada tahun 1990-an,
Starbucks banyak membuka kedai baru. Pertumbuhan ini terus berlanjut sampai
tahun 2000-an. Sesuai dengan misi Starbucks sebagai pemasok utama dari kopi terbaik di dunia
tanpa kompromi dan
visi untuk membangun Starbucks sebagai diakui dan dihormati
merek yang paling di dunia serta tetap menjaga
prinsip-prinsip perusahaan
selama Starbucks tumbuh, kini Starbucksprovides quality premium coffees with a
superior level of customer service and at a mampu menyediakan kopi berkualitas premium dengan
tingkat superior layanan pelanggan dan pada premium
price, around the globe (Isidro, 2004). harga premium, di seluruh dunia
Sekarang, Starbucks
sudah berada di 30 negara lain. Starbucks ada di beberapa kota di Indonesia. Hingga September 2006, kafe-kafe Starbucks sudah ada di Jakarta, Bogor, Surabaya, Bandung, Medan, dan Bali. Di Indonesia, Starbucks bersaing
dengan jaringan kafe dari AS lainnya, Coffee Bean, Gloria Jean's (Kanada) dan Excelso (jaringan kafe lokal). Gerai-gerai
Starbucks sudah dibuka di Jakarta dan biasanya terletak di pusat
perbelanjaan dan hiburan yang menjadi pusat kegiatan masyarakat khususnya
masyarakat urban.
Pada akhir Maret 2008,
Starbucks telah memiliki 16.226 kedai, 11.434 diantara berada di Amerika
Serikat. Namun pada 1 Juli 2008, Starbucks mengumumkan bahwa mereka akan
menutup 600 kedai dan memotong rencana pertumbuhannya di Amerika Serikat,
dikarenakan melemahnya kondisi ekonomi. Pada 29 Juli 2008, Starbucks juga memberhentikan 1.000 pegawainya.
Penutupan dan pemberhentian kerja ini merupakan akhir dari pertumbuhan pesat
Starbucks yang dimulai pada tahun 1990-an.
Akhir-akhir ini kritik
dan kontroversi kerap mendatangi Starbucks. Di berbagai tempat di Amerika
Serikat sejumlah gerai Starbucks telah menjadi sasaran serangan sejumlah pihak
yang berpendapat bahwa perusahaan ini menjadi bagian dari homogenisasi
kebudayaan Amerika dan arus globalisasi yang melanda dunia. Bentuk serangan
berbeda-beda, dari corat-coret di dinding, penuangan lem pada kunci pintu dan
jendela gerai untuk mempersulit orang masuk atau mengotori jendelanya, hingga
pemasangan surat pemberitahuan dengan kop surat palsu Starbucks yang isinya
mengumumkan dengan penuh penyesalan tentang ditutupnya "ribuan gerai di
seluruh dunia."
Background
Starbucks Corporation, sebuah perusahaan terkenal di
dunia dengan bidang retail, dengan konsep sebuah restoran menghadirkan produk
utama adalah kopi dan teh. Di duniaStarbucks
Corporation sudah memiliki sekitar
4000 cabang, dan termasuk perusahaan dengan perkembangan yang cepat di Amerika.
Starbucks Corporation selain terkenal dengan kualitas kopinya juga dikenal
dengan pelayanan konsumen dan perusahaan dengan biaya yang tinggi. Starbucks membangun sebuah lingkungan bisnis
dimana mensosialisasikan ke konsumen sebuah produk dengan harga yang sesuai
dengan produknya dan tidak ada batasan umur untuk datang dan menikmati produk
di outlet.
Starbucks Operating
Segmen
1. Amerika
Serikat
Pada
segmen ini berisi toko retail dan operasi khusus di dalam Amerika Serikat.
2. Internasional
Pada
segmen ini berisi lisesni operasi toko retail di hamper 50 negara (terutama di
Canada dan Britania Raya).
3. Global
Consumer Product Group (CPG)
Pada
segmen ini berisi kopi dan teh kemasan, kopi instan VIA starbuck, dan produk
branded lainnya yang dijual di seluruh dunia.
Starbucks di Indonesia
Starbucks Coffee Indonesia membuka toko pertamanya
di Plaza Indonesia , 17 Mei 2002. Pada 10 April 2013, Starbucks Coffee
Indonesia sekarang di 147 lokasi yang berbeda di seluruh kota-kota besar (12
kota), menghubungkan ke Indonesia satu cangkir pada suatu waktu. Kembali ke
rumah kami mencicipi, kami mengambil ini kopi yang menakjubkan dan campuran
mereka dengan biji kopi dari daerah lain. Itulah cara kami membuat beberapa
campuran kami yang paling terkenal, seperti Starbucks Pike Place Roast . Kami
mencintai semua ini kopi tunggal asal dan campuran . Lebih dari itu, kami
senang untuk berbagi semangat kami. Jadi setiap hari kami memiliki salah satu
dari ini kopi diseduh luar biasa untuk dinikmati.
·
2002 - Starbucks membuka toko pertamanya
di Plaza Indonesia, Jakarta dan unggulan pertama di Plaza Senayan, Jakarta.
Toko pertama di Surabaya juga dibuka di Tunjungan Plaza
·
2003 - Starbucks membuka toko pertamanya
Bandara di Indonesia di Bandara Soekarno - Hatta, Cengkareng dan toko Bali pertama
di Hard Rock Hotel Bali.
·
2004 - Starbucks membuka toko 24 jam
pertama di Skyline Building Thamrin . Sebagai bagian dari komitmennya untuk
terus berinovasi, Starbucks memperkenalkan WiFi ke toko untuk pertama kalinya.
Starbucks juga membuka toko pertamanya di Sumatera di Sun Plaza Medan dan
dilakukan Persaingan Coffee Ambassador pertama.
·
2005 - Starbucks membuka drive-thru toko
pertamanya di Asia Tenggara di KM 19 Cikampek.
·
2006 - Starbucks Coffee melakukan Kompetisi
Coffee Ambassador 2 dan membuka toko di Margo City Depok dan Botani Square
Bogor.
·
2007 - Starbucks membuka toko keempat di
Surabaya, yang di Tunjungan Plaza 3 dan toko keempat di Bandung Mal Paris van
Java Mal. Toko pertama di Yogyakarta juga dibuka di Ambarukmo Plaza. Kedua
drive-thru layanan dibuka di KM 13,5, Serpong .
·
2008 - Pada awal Januari, Starbucks
membuka toko ke-61 di Pacific Place.
·
2009 - Starbucks membuka di Terminal 3 -
Soekarno Hatta Airport dan toko pertama di Balikpapan.
·
2010 - Starbucks membuka toko tersebut
pada Juanda International Airport, Surabaya dan menambahkan satu kota lagi,
yaitu Semarang. Starbucks membuka toko ke-90 nya di Sogo Central Park.
·
2011 - Starbucks membuka drive-thru toko
kelima di Rest Area KM 97. Batam menjadi kota 9 untuk Starbucks dengan toko
yang terletak di Mega Mall Batam dan kemudian diikuti dengan Makassar sebagai
kota 10 dengan toko pertama berlokasi di Mall Ratu Indah. Starbucks membuka
toko 100 di Universitas Indonesia dan membuka toko ke111 pada 11-11-11 di UOB
Plaza, Jakarta.
·
2012 - Starbucks memasuki kota 11 dengan
pembukaan Starbucks Solo Paragon di Solo dan kemudian diikuti oleh 12 kota
dengan toko pertama di Palembang yaitu di Palembang Indah Mall.
·
Dst, Starbucks membuka banyak cabang di
Indonesia.
Komentar
Posting Komentar