Langsung ke konten utama

#ManajemenStrategi - Bab 11 Strategi Bisnis Starbucks



Diagram Radial atas adalah lima kekuatan model Porter. Ini membantu dalam
Strategi Perusahaan untuk mengevaluasi pertumbuhan industri, perkembangan pasar
dan Strategi organisasi disertai dengan penilaian intuitif yang baik. Perusahaan
perusahaan besar seperti Starbucks membutuhkan sistem eksternal-audit yang
sistematis dan efektif karena kekuatan eksternal antara negara-negara asing sangat
beragam. Analisis Kompetitif dapat dibagi menjadi Five-Forces Porter. Kelima
kekuatan adalah sebagai berikut:
1. Potential entry of new competitors
2. Potential development of substitute products
3. Bargaining power of suppliers
4. Rivalry among competing firms
5. Bargaining power of consumer

Potential entry of new competitors menunjukkan keseimbangan antara
perusahaan yang berbeda di pasar. Ini juga merujuk pasangan baru setiap kali masuk
ke pasar, mereka bisa menjadi ancaman bagi satu dan peluang bagi mitra pesaing
lainnya. Karena semua entri baru dan perusahaan yang ada bersaing satu sama lain
sehingga entri baru pasti akan berpengaruh pada setiap bertransaksi satu di pasar.
pesaing Starbucks baru adalah McDonalds '"McCafe". Ada banyak resiko masuknya
oleh pesaing potensial karena mulai rendah sampai biaya. McDonalds mampu
menambahkan kopi khusus untuk layanan yang telah ada mereka untuk memasuki
pasar spesial kopi. Ada potensi keuntungan pendapatan sebesar $ 125.000 per tahun
yang bisa dibuat oleh setiap toko jika mereka berhasil memasuki pasar kopi spesial.

Potential development of substitute products juga membuat lingkungan
kompetisi di pasar di antara para mitra yang bersaing. Karena semua perusahaan ingin
bersaing dalam hal kualitas dan product pengganti akan berlangsung lebih lama di
pasar jika kualitas product pengganti lebih bagus terhadap product sebelumnya.
Sekarang ini kopi sudah ada dalam bentuk kalengan dan botolan. Pilihan untuk
membeli kopi botol juga murah dibandingkan dengan kopi di cangkir di toko
Starbucks. Dengan fokus pada manajemen waktu, produk kalengan adalah pilihan
utama.

Faktor lain yang juga memiliki dampak yang besar adalah Bargaining power
of suppliers . jadi kalau barang nya kurang di pasaran maka produsen harus beli dgn
harga yang lebih tinggi. Kekuatan tawar pemasok mempengaruhi intensitas
persaingan dalam suatu industri. Starbucks telah melalui situasi ketika harga biji kopi
dunia meningkat dengan pemasok pada tahun 2001. Starbucks tidak punya pilihan
selain membeli dengan harga mahal dari pemasok.
Kemudian, Starbucks memutuskan untuk mempersiapkan dokumen perjanjian
mengenai pembelian biji kopi pada harga tetap. Tapi masih ada tawar menawar bagi
pemasok dalam segi inovasi teknologi seperti mesin kopi latte otomatis, dan mesin
espresso, dll karena tidak banyak pemasok peralatan tersebut jika di bandingkan
dengan pemasok biji kopi. Starbucks dapat melakukan Backward Strategy untuk
mendapatkan kontrol atau kepemilikan terhadap pemasok.

Rivalry among competing firms adalah yang paling kuat dari 5 kekuatan
kompetitif. pesaing utama Starbucks adalah restoran, toko-toko khusus kopi, toko
donat, supermarket dan semua toko yang menjual kopi panas dan dingin. Pada tahun
2009 ada 14000 gerai toko spesialitas kopi di AS sendiri. Starbucks juga menghadapi
persaingan dari kopi nasional manufaktur yang didistribusikan kopi mereka melalui
supermarket harga mereka lebih murah dibandingkan dengan Starbucks. Pokoknya,
Starbucks merasa bahwa keunggulan layanan mereka dan kualitas tinggi kopi mereka
adalah kekuatan terbesar mereka. Selain ini Starbucks dapat menurunkan harga atau
menambah fitur di toko mereka dan juga dapat meningkatkan iklan mereka di seluruh
dunia.

Last but not least adalah Bargaining power of consumer kekuatan tawar
menawar konsumen. Ketika pelanggan besar terkonsentrasi membeli dalam volume,
kekuatan tawar menawar mereka merupakan kekuatan utama yang mempengaruhi
intensitas persaingan dalam suatu industri. Hal ini akan muncul ketika terjadi
konsumen mendapatkan produk yang lebih murah dari kompetitor saingannya.
Pelanggan tidak benar-benar memiliki daya tawar ketika itu menyangkut kepada kopi
kualitas premium seperti Starbucks. Skala bisnis Starbucks semata mata mengurangi
daya tawar dari setiap kelompok pembeli tunggal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#ManajemenStrategi - Bab 9 Matrik SWOT

Kondisi Eksternal Kekuatan kelemahan 1. Menjalin hubungan baik dengan supplier 2. reputasi yang bagus dari SDM 3. lokasi selalu ditempat yang ramai dan kota-kota besar 4. pegawai starbucks lebih loyal dibandingkan dengan pegawai fastfood 1. pegawainya memiliki 2 kepala divisi 2. permintaan kenaikan bunga dari investor 3. expansi yang terlampau cep at karena tuntutan pasar Kondisi Eksternal Peluang 1. Expansi di pasar Eropa dan Amerika Latin 2. kesepakatan distribusi seperti hotel, airlines, dan supplier kopi 3. menggunakan supermarket sebagai sarana expansi ke pasar internasional 4. banyak melakukan pperluasan pasar melalui internet 5. perubahan paradigm dari pengolahan kopi biasa ke kopi instan dan kopi non coffein SO -Menjalin kerjasama yang baik dan perluas pangsa pasar (Penetrasi Pasar) - Memberikan inovasi baru, aneka kopi, teh, dan farppucinos. - Sbux seha...

#ManajemenStrategi - Bab 2 Visi, Misi, dan Tujuan Starbucks

Visi: “establish Starbucks as the most recognize and respected brand in the world” Menjadikan Starbuks sebagai brand yang terkenal dan dihargai di seluruh dunia. Untuk mencapai visi tersebut ditetapkan 4 komponen dasar yaitu: Membangun nilai dasar perusahaan sebagai perusahaan yang hanya menggunakan bahan dan menghasilkan produk yang terbaik. Menciptakan image yang cemerlang yang melekat didalam pikiran pelanggan. Membentuk Starbucks sebagai suatu brand yang terkenal, walaupun orang tidak mengetahui secara jelas bidang usaha yang dijalankan, tetapi masyarakat merasa familiar dengan merek starbucks. Menjadikan starbucks sebagai merek terkenal dan dihargai. Menjadi nomor satu atau diatas brand lainnya dalam jangka waktu tak terbatas. Misi: “Untuk menginspirasi dan menumbuhkan semangat manusia, satu orang, satu cangkir dan satu lingkungan pada suatu waktu” Starbucks berkomitmen untuk berperan sebagai pemimpin dalam memperjuangkan ligkungan hidup disetiap lini kegiat...

#ManajemenStrategi - Bab 7 Tabel EFAS Starbucks

Berikut adalah tabel untuk mengetahui Eksternal Factors Analysis Strategy (EFAS) untuk mengetahui Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) dari Starbucks: Key external factor Weight Rating W X R Opportunities: 1. jumlah populasi 0.12 2 0.24 2. gaya hidup 0.22 4 0.88 3. perkembangan komunitas   penggemar kopi 0.18 3 0.54 Threat: 1. Daya beli dari masyarakat rendah 0.12 2 0.24 2. adanya pesaing 0.19 4 0.76 3. Naik turunnya ekonomi 0.11 2 0.22 1.00 2.88 CPM Critical Success Factor Weight Starbucks Coffee Bean Excelso Rating Score ...