Analisa Starbucks
Perencanaan strategi Starbucks terdiri dari strategi intensif dan strategi integratif.
Strategi intensif terwujud dalam :
- Penetrasi pasar, menggencarkan pemasaran, misalnya mengumpulkan poin yang bisa ditukar dengan kencan semalam dengan artis idola.
- Pengembangan pasar, memgbuka cabang baru
- Pengembangan produk, membuat varian rasa kopi baru
Strategi integratif terwujud dalam :
- Integrasi ke belakang, mengakuisisi pemasok di daerah beriklim stabil yang mampu menghasilkan bahan baku berkualitas tinggi dengan harga terjangkau
- Integrasi ke depan
- Integrasi horizontal, mengakuisisi gerai kopi lain yang lebih kecil untuk menghadapi pesaing kuat
Analisa The Coffee Bean
Perencanaan strategi The Coffee Bean terdiri dari :
- Threat of New Entrants : Moderate
Ancaman terhadap pesaing baru yang akan masuk ke bisnis coffee shop tergolong medium, dengan barrier to entry yang tidak terlalu tinggi, karena kompetitor yang baru dan ingin bersaing dalam bisnis kedai kopi kelas premium ini harus memiliki modal yang cukup besar.
- Threat of Substitutes: High
Banyak sekali jenis minuman yang bisa menjadi pilihan konsumen, seperti jus buah, air mineral, minuman bersoda, energy drink dan lain-lain. Atau bias juga konsumen dapat membuat kopi di rumah masing-masing dengan menggunakan coffee makerdengan bahan dasar biji kopi yang sama yang digunakan oleh The Coffee Bean and Tea Leaf.
- Bargaining Power of Buyers : Moderate to Low Pressure
Tidak terdapat pembeli tunggal dalam bisnis coffee shop, sehingga The Coffee Bean and Tea Leaf sebisa mungkin menyediakan produk-produk minuman yang variatif, yang dapat memenuhi needs dari konsumen yang beragam. Karena ketersediaan produk subtitusi yang sangat banyak, dan biaya switching yang hampir tidak ada, maka konsumen memiliki sensitivitas terhadap harga kopi premium, apabila terjadi kenaikan harga yang tidak diikuti dengan kenaikan kualitas produk yang ditawarkan, maka konsumen cenderung untuk beralih ke produk substitusi dari kopi The Coffee Bean and Tea Leaf.
- Bargaining Power of Suppliers : Low to Moderate Pressure
The Coffee Bean & Tea Leaf menggunakan biji kopi yang sudah terstandarisasi kualitasnya dari supplier pilihan, sehingga untuk biaya peralihan supplier pengganti menjadi rendah. The Coffee Bean and Tea Leaf benar-benar menjaga hubungan baik dengan suppliernya dan berprinsip pada kejujuran.
- Intensity of Competitive Rivalry: High to Moderate
Banyaknya minuman pengganti yang tersedia, menjadikan kompetisi dalam bisnis penyajian minuman sangat sulit. The Coffee Bean & Tea Leaf harus tetap menjagacompetitive advantage-nya sebagai kedai kopi premium dengan servis yang memuaskan, menjadikan tingkat persaingan di bisnis kedai kopi premium ini cenderung moderate bagi The Coffee Bean and Tea Leaf.
Komentar
Posting Komentar